Bandar Lampung (16/5). Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026. Penandatanganan berlangsung di Gedung Graha Bakti Pramuka, Komplek Kwarda Lampung, Selasa (12/5).
PKS tersebut ditandatangani langsung Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen Pol Budi Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M. Kegiatan itu turut disaksikan jajaran pengurus Kwarda Pramuka Lampung serta sejumlah tokoh dan undangan yang hadir dalam Rakerda.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung dr. Jihan Nurlela mengapresiasi terlaksananya kerja sama tersebut sebagai langkah konkret memperkuat upaya P4GN di kalangan generasi muda. Menurutnya, gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk kader-kader muda yang peduli, berani, dan mampu menjadi pelopor hidup sehat serta bersih dari narkoba.
“Kerja sama ini tentu merupakan langkah konkret dalam upaya P4GN di kalangan generasi muda. Kita berharap lahir kader-kader Pramuka yang memiliki pemahaman, kepedulian, serta keberanian menjadi pelopor gerakan hidup sehat dan bersih narkoba,” ujar Wakil Gubernur Lampung itu.
Sementara itu, Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Budi Wibowo menegaskan, penandatanganan PKS tersebut akan memperkuat kolaborasi program bersama Kwarda Pramuka Lampung, khususnya melalui pembentukan Saka Anti Narkoba serta penyebarluasan edukasi P4GN di kalangan generasi muda penerus bangsa.
Ketua Pimpinan Satuan Komunitas (Pinsako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Tingkat Daerah Lampung, H. Heri Sensustadi yang turut hadir dalam Rakerda tersebut menyambut baik kerja sama antara BNNP Lampung dan Kwarda Pramuka Lampung. Menurutnya, sinergi lintas lembaga sangat penting dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Kerja sama ini sangat strategis dan patut diapresiasi, karena pembinaan generasi muda hari ini tidak cukup hanya pada aspek keterampilan dan kecerdasan, tetapi juga harus dibentengi dengan nilai-nilai moral, spiritual, dan karakter luhur. Semangat ini sejalan dengan visi pembinaan Sako SPN dalam mewujudkan generasi muda yang profesional, religius, dan berkarakter luhur,” ujar H. Heri Sensustadi. Ia berharap, melalui kolaborasi tersebut akan lahir generasi muda yang tidak hanya cakap dan berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta keberanian menjadi pelopor lingkungan yang bersih dari narkoba.

















