Bandar Lampung (23/2). DPD LDII Kota Bandar Lampung menggelar acara “Pembekalan Keterampilan Dasar Konseling bagi Tim Bimbingan dan Konseling (BK)” pada Minggu (23/2). Dengan tema “Menyiapkan BK yang Profesional dalam menjalankan Peran dan Tupoksinya”, pembekalan Tim BK tersebut digelar di Masjid Baitusshadiq, Komplek Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Baitusshadiq, Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung.
Dalam pembukaannya, Ketua Kelompok Kerja Penggerak Pembina Generus (Pokja PPG) Bandar Lampung, Ahmat Nurdin mengungkapkan, pelatihan itu untuk membekali pengetahuan dan keterampilan Tim BK LDII Kota Bandar Lampung agar optimal dalam menjalankan tugasnya. “Mengingat, peran BK ini sangat penting dalam mewujudkan Pendidikan karakter luhur bagi generasi penerus LDII usia PAUD hingga pra nikah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan, selain dapat meningkatkan kompetensi Tim BK PPG, melalui kegiatan tersebut, Tim BK diharapkan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. “Maka inilah perlunya penguatan khusus tentang keterampilan dasar konseling agar permasalahan yang ialami generasi muda di tingkat bawah bisa diketahui dan diselesaikan secara optimal,” imbuhnya.
Kegiatan yang diikuti 104 peserta itu berasal dari perwakilan Tim Bimbingan dan Konseling TPA/TPQ di Bawah pengelolaan DPD LDII Bandar Lampung dan sekitarnya. Tujuannya, menyamakan persepsi atas tugas pokok dan fungsi Tim BK serta memberikan pembekalan keterampilan dasar konseling, dengan menghadirkan pemateri Konselor Alvin Alessandro, dan M. Bintera.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. Yaumil Khair menuturkan, terbentuknya Tim BK yang ada di TPA/TPQ se-Kota Bandar Lampung merupakan bentuk kepedulian LDII dalam mewujudkan generasi muda LDII yang berakhlakul karimah dengan 29 karakter luhurnya. “Pembentukan Tim BK dan pembekalan ini sebagai usaha secara gotong royong dalam melindungi dan mencegah generus LDII dari pengaruh kerusakan akhir zaman,” terangnya.
Setelah mengikuti pembekalan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu bimbingan dan konseling yang diperoleh dengan pendekatan yang baik dan benar.


















