Bandar Lampung (23/2). Koordinator Tim Bimbingan dan Konseling (BK) Kelompok Kerja PPG, DPD LDII Kota Bandar Lampung, Hanif Anshori mengungkapkan, terbentuknya Tim BK pada setiap TPA/TPQ yang dikelola LDII Bandar Lampung merupakan bentuk dukungan LDII dalam membina dan membimbing generasi muda mulai dari usia PAUD sampai dengan usia pranikah. Hal itu Ia sampaikan pada saat acara “Pembekalan Keterampilan Dasar Konseling bagi Tim Bimbingan dan Konseling (BK)” yang digelar di Masjid Baitusshadiq, Komplek Pondok Pesantren mahasiswa (PPM) Baitusshadiq, Rajabasa, bandar Lampung, Lampung pada Minggu (23/2).
“Membentuk dan memberdayakan BK di tingkat TPA/TPQ menjadi salah satu kunci sukses menyelesaikan permasalahan generasi muda bersama-sama dan terpadu dengan pengurus dan pengelola TPA/TPQ,” ujar Hanif.
Ia menuturkan, Tim BK memiliki peran untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dialami generasi muda serta mampu merumuskan bentuk solusi yang mungkin dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Jika belum mampu menemukan solusi, Tim BK dapat meminta bantuan pada pihak lain dalam membantu menemukan solusi dan jalan keluar atas permsalahan tersebut,” tegasnya.
Selanjutnya, Ia menekankan pentingnya memberikan bimbingan, motivasi, dan layanan konseling tidak hanya kepada generasi muda, namun juga kepada pendidik/guru dan orang tua. “Berikutnya, Tim BK juga perlu melakukan sharing dan pembekalan kepada pemangku kepentingan di masing-masing TPA/TPQ sehingga target pembinaan generasi muda dapat tercapai dengan optimal”, tambahnya.
Menutup pemaparannya, Hanif menegaskan perlunya kolaborasi semua pihak menjadi prioritas dalam menyukseskan Pendidikan bagi generasi muda LDII. “Melalui penguatan Tim BK, semoga pembinaan generasi penerus LDII yang menjadi konsen LDII sejak awal dengan 29 karakter luhurnya akan tercapai,” tutupnya.


















