Pringsewu (25/3). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Gerakan Sosial Ramadan berupa penyerahan tali asih kepada guru ngaji, guru pondok, dan marbot masjid serta santunan terhadap anak yatim dan duafa. Gerakan sosial ini merupakan tindak lanjut dari instruksi DPP LDII ke seluruh tingkatan organisasi, mulai dari DPP, DPW, DPD, PC, dan PAC seluruh Indonesia.
Pemberian tali asih dan santunan yang dikemas dalam kegiatan buka puasa bersama itu berlangsung di Masjid Baitul Izza, Pringsewu Barat, Pringsewu, Lampung pada Jumat (21/3). Dengan mengangkat tema “Berbuka, Bersyukur, dan Berbagi Kebahagiaan untuk Meraih Kebarokahan Ramadan”, acara itu juga dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Pringsewu, Dian Arif Rahman menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial Ramadan ini sebagai perwujudan amal saleh yang diperintahkan oleh Allah SWT kepada orang yang beriman. “Sebagaimana Allah berfirman Ya ayyuhalladzina amanu wa amilus sholihati yang banyak disebutkan di dalam Al Quran. Terlebih lagi, di bulan Ramadan ini setiap kebaikan dan amal ibadah dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” ungkap Dian.
Lebih lanjut, Dian Arif Rahman menyampaikan bahwa pemberian tali asih kepada guru ngaji dan guru pondok pesantren serta marbot merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap guru. Selama ini, para guru ngaji sudah sangat berjasa dalam pendalaman ilmu agama kepada generasi muda mulai dari usia PAUD hingga usia remaja. Khususnya dalam pembentukan karakter religius serta kepada umat Islam pada umunya. Begitu pula para marbot yang juga berjasa dalam merawat rumahnya Allah dalam mempersiapkan dan menunjang kelancaran ibadah kaum muslimin di masjid.
“Maka tidaklah berlebihan jika DPD LDII memberi tali asih kepada mereka. Sedangkan pemberian tali asih kepada sejumlah kaum duafa dan anak yatim merupakan wujud nyata dan semangat kepedulian dan menyayangi kepada sesama di tengah masyarakat. Pemberian yang dibagikan oleh DPD LDII Pringsewu ini, kalau dilihat jumlahnya memang tidak seberapa dan tidak mencukupi kebutuhan, tetapi paling tidak bisa sedikit mengurangi beban terlebih menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Mudah-mudahan sedikit bantuan ini bisa bermanfaat,” lanjut Dian.
Sejumlah tali asih dalam bentuk uang dan sembako yang dibagikan DPD LDII Kabupaten Pringsewu diberikan kepada 46 orang guru ngaji dan guru pondok, 35 orang marbot, terdiri dari Guru Ngaji dan guru pondok 16 orang duafa dan berjumlah 46 orang, Marbot 6 anak yatim.
Kegiatan itu diisi dengan Tausiyah Ramadan oleh Ustadz H. Muhammad Ridwan yang juga Ketua Bidang Pendidikan Agama dan Dakwah DPD LDII Kabupaten Pringsewu. Dalam Tausiyahnya, Ustadz Ridwan menyampaikan bahwa ketika Ramadan tiba, Allah akan melihat siapa di antara hamba-Nya yang mampu menjadi pemenang, indikator kemenangan itu telah Alloh sebutkan dalam surat Albaqoroh ayat 183, laal lakum tattakun yaitu insan yang takwa.
”Mari kita manfaatkan momentum Ramadhan ini untuk terus memperkuat silaturahmi dan menjaga persatuan. Semoga kita bisa meraih kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan, baik spiritual maupun sosial, dan semakin meningkatkan kualitas kebersamaan kita,” katanya.
“Pesan utama yang ingin saya sampaikan yaitu bahwa momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi semua elemen masyarakat untuk bersinergi dalam meraih “5 Sukses Ramadan,” yaitu Sukses Puasa, Sukses Tarawih, Sukses Lailatul Qadar, Sukses Tadarus Al-Qur’an, dan Sukses Zakat Fitrah,” pungkasnya.


















