Bandar Lampung (26/4). Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, dr. H. M. Aditya, M.Biomed menekankan pentingnya peran perempuan dalam upaya pencegahan stunting saat membuka Talkshow Kesehatan bertema “Peran Strategis Perempuan dalam Pencegahan Stunting untuk Mewujudkan Generasi Sehat” di Aula Kantor DPW LDII Lampung, Minggu (26/4).
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Menurutnya, ketika kondisi ekonomi dan sosial tidak stabil, potensi meningkatnya kasus stunting juga semakin besar.
“Stunting ini bukan hanya masalah Indonesia, tetapi menjadi persoalan global. Dulu, saat saya bertugas di puskesmas, kasus gizi buruk itu ada, tetapi tidak masif dan masih bisa ditangani. Sekarang kasusnya semakin banyak dan meluas,” ujarnya.
Ia menambahkan, stunting ditandai dengan kondisi anak yang mengalami kekurangan gizi kronis, sehingga berdampak pada pertumbuhan fisik yang tidak optimal. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting dilakukan, salah satunya melalui pengukuran lingkar lengan atas sebagai indikator awal status gizi.
Lebih lanjut, Aditya menekankan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja, khususnya perempuan. Hal ini karena perempuan memiliki peran strategis sebagai calon ibu yang akan menentukan kualitas generasi berikutnya.
“Selama belum terjadi stunting yang berat, kondisi tersebut masih bisa diperbaiki. Karena itu, penting bagi remaja putri untuk menjaga kesehatan dan asupan gizi sejak dini. Mereka inilah yang nantinya akan menjadi calon ibu,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda memiliki kesiapan yang matang dalam menjalani kehidupan berkeluarga, termasuk memahami pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi. Menurutnya, arus informasi yang beragam saat ini perlu disikapi dengan bijak agar tidak mempengaruhi keputusan-keputusan penting dalam kehidupan.
Melalui kegiatan ini, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung tersebut berharap para peserta, khususnya generasi muda perempuan, semakin sadar akan peran strategis mereka dalam mencegah stunting, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.














