Way Jepara (22/12). Jajaran Pengurus DPD LDII Kabupaten Pesawaran mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW-DPD LDII se-Provinsi Lampung Triwulan IV Tahun 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Al Manar, kompleks Pondok Pesantren Al Haq, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, pada Minggu (21/12).
Acara strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPW dan perwakilan dari 15 DPD LDII kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Tercatat sebanyak 130 peserta hadir untuk mengikuti Rakorwil Tersebut
Dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Pengurus dan Tata Kelola Organisasi untuk Mewujudkan Program Kerja LDII Lampung Tahun 2026 yang Efektif dan Terpadu,” pertemuan ini bertujuan menyinergikan langkah organisasi untuk satu tahun ke depan.
Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, H. Heri Sensustadi, dalam arahannya menjelaskan bahwa kualitas sumber daya manusia di jajaran pengurus merupakan pilar utama organisasi. Menurutnya, tanpa tata kelola yang baik, program kerja yang telah disusun tidak akan mencapai target yang optimal.
“Penguatan kapasitas pengurus bukan sekadar rutinitas, melainkan kunci utama agar program kerja LDII tahun 2026 menjadi lebih efektif, terukur, dan terpadu. Kita memerlukan sistem manajerial yang kuat di setiap tingkatan,” ujar Heri di hadapan peserta Rakorwil.
Heri juga menekankan tiga poin penting yang harus dimiliki oleh setiap pengurus DPD, yakni soliditas organisasi, profesionalisme dalam bekerja, serta menjaga jalur komunikasi yang intensif antarstruktur. Menurutnya, ketiga hal tersebut adalah instrumen penting bagi LDII dalam menghadapi tantangan keumatan dan dinamika kebangsaan yang semakin dinamis.
Menanggapi instruksi tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Pesawaran, Irwan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengimplementasikan hasil Rakorwil di wilayah Bumi Andan Jejama.
Irwan menegaskan bahwa fokus DPD LDII Pesawaran pada tahun 2026 adalah melakukan akselerasi program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Ia menilai, tata kelola organisasi yang profesional akan mempermudah jalannya program pemberdayaan warga di tingkat akar rumput.
“Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan program kerja tahun 2026 secara konkret. Fokus utama kami adalah membangun masyarakat yang tidak hanya mandiri secara ekonomi dan sejahtera, tetapi juga memiliki landasan akhlak yang mulia,” ungkap Irwan.
Ia menambahkan, hasil dari Rakorwil ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh pengurus tingkat kecamatan (PC) dan tingkat desa (PAC) di Kabupaten Pesawaran agar terjadi keselarasan gerakan dalam mencapai visi organisasi.
Kegiatan Rakorwil ini ditutup dengan sesi diskusi teknis mengenai evaluasi kinerja tahun 2025 dan pemetaan peluang serta tantangan organisasi untuk satu tahun ke depan. Selanjutnya, diharapkan melalui Rakorwil ini, kontribusi LDII dalam pembangunan masyarakat di Provinsi Lampung, termasuk di Kabupaten Pesawaran, dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.


















