Pringsewu (19/3). Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Ambarawa menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengurukan jalan rusak di ruas penghubung antara Pekon Sumber Agung dan Pekon Kresnomulyo (18/3). Kegiatan yang dilaksanakan secara swadaya ini mencakup volume pekerjaan sekitar 40 meter persegi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan pekon, di antaranya Kepala Pekon Sumber Agung, tokoh masyarakat Dusun 04, perangkat pekon (kaur/kasi), serta Ketua RT 03 dan RT 04. Gotong royong ini juga diikuti sekitar 25 orang warga LDII bersama masyarakat Dusun 04 Sumber Agung, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan.
Kepala Pekon Sumber Agung, Agus Wahyono, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga LDII atas kepedulian dan keikhlasan mereka dalam memperbaiki infrastruktur desa secara mandiri. Menurutnya, kegiatan ini merupakan contoh nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi persoalan di lingkungan.
“Ini adalah bentuk ketulusan dan kepedulian sosial yang patut dicontoh. Dengan swadaya, warga LDII telah membantu memperbaiki akses jalan yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, pemerintah pekon menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang dilakukan warga LDII. Kontribusi nyata seperti ini dinilai mampu mempercepat pembangunan desa, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Pemerintah pekon juga berharap kolaborasi semacam ini terus terjalin sebagai bagian dari pembangunan partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan.
Sementara itu, Wakil Ketua PC LDII Kecamatan Ambarawa, Painto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi warga LDII di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran LDII tidak hanya dalam aspek pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Apa yang dilakukan warga LDII ini adalah bentuk karya nyata, kontribusi, sekaligus sarana komunikasi sosial dengan lingkungan sekitar,” ungkap Painto.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan desa bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, LDII terus mendorong warganya untuk aktif berperan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Secara lebih luas, peran LDII dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diwujudkan melalui kontribusi di berbagai tingkatan. Di tingkat desa, LDII hadir melalui kegiatan gotong royong, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Di tingkat daerah dan nasional, LDII berperan dalam membangun karakter masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya saing, serta mendukung program-program pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kegiatan bakti sosial ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
















