Bandar Lampung (28/1). DPD LDII Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi emas masa depan melalui pembinaan dan pendidikan keagamaan yang terstruktur dan berkesinambungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengajian generasi muda yang digelar secara serentak pada Minggu (25/1) di sejumlah titik wilayah.
Pengajian serentak tersebut menyasar tiga kelompok utama generasi muda LDII, yakni putri usia kelas IV hingga VI sekolah dasar, generasi mahasiswa, serta generasi usia mandiri atau pranikah. Kegiatan ini berlangsung di lima titik lokasi, yaitu GSG Kantor DPW LDII Lampung di Labuhan Dalam, Masjid Baitul A’la Pemanggilan Natar, Masjid Al Firdaus Sukabumi, Masjid Raudhotul Firdaus Gedung Air, dan Masjid Al Barokah Hajimena.
Ketua Kelompok Kerja Penggerak Pembina Generus (Pokja PPG) LDII Kota Bandar Lampung, Ahmat Nurdin, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan dilakukan dengan mempertimbangkan sebaran peserta dan efektivitas pembinaan. Ia menyebutkan, penempatan dua titik kegiatan di Kecamatan Natar telah melalui koordinasi dengan pengurus PC setempat, serta diikuti peserta dari wilayah tersebut.
“Kegiatan pembinaan generasi muda LDII menjadi program prioritas tahun 2026, dengan sasaran usia kelas IV SD hingga pranikah di tingkat DPD. Sementara pembinaan sejak usia PAUD hingga pranikah juga intens dilaksanakan di tingkat PAC dan majelis taklim, dengan frekuensi tiga hingga lima kali per pekan,” ujarnya.
Ahmat Nurdin menegaskan, pembinaan yang dilakukan tidak hanya menekankan aspek pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter luhur generasi muda. Ia berharap, melalui kegiatan yang intens dan berkelanjutan, akan lahir generasi yang seimbang antara keberhasilan pendidikan umum, pemahaman agama, serta akhlak mulia.
“Program kerja 2026 kami jabarkan secara komprehensif dengan fokus pembinaan sejak usia dini hingga usia sebelum menikah, agar terbentuk generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. Miftah Falah, menyampaikan bahwa hasil Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Kota Bandar Lampung pada November lalu menempatkan klaster Kebangsaan, Pendidikan, dan Dakwah sebagai amanah besar organisasi. Menurutnya, sektor pendidikan menjadi pilar utama dalam membangun kualitas generasi penerus bangsa.
“Pada klaster pendidikan, kami berupaya mengoptimalkan lembaga-lembaga pendidikan yang telah ada, seperti pondok pesantren, TPA, serta majelis taklim di tingkat PC dan PAC, agar terus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi muda,” jelasnya.
Ia menambahkan, LDII Kota Bandar Lampung juga secara rutin menggelar berbagai kegiatan pembinaan di tingkat DPD, seperti pertemuan akbar generus usia PAUD–SD, pengajian akbar generus usia SMP–SMA, pengajian rutin mahasiswa, pertemuan generasi usia mandiri atau pranikah, hingga pembekalan khusus bagi remaja putri.
Melalui pembinaan yang intens, terprogram, dan berkelanjutan tersebut, LDII Kota Bandar Lampung berharap dapat berkontribusi nyata dalam melahirkan generasi emas yang religius, berkarakter kuat, berilmu, serta siap berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara di masa depan.


















Semoga Lampung tetap jaya aamiiinn