Yukum Jaya (21/3). DPW LDII Lampung menghelat Iktikaf bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, KH. M. Bahruddin. Kegiatan yang bertema “Melalui Iktikaf Bersama, kita Tingkatkan Kualitas SDM Berkarakter Luhur untuk Lampung Menuju Indonesia Emas 2045” ini diikuti ratusan warga LDII, di Masjid Tawakal, Yukum Jaya, Lampung Tengah, pada Kamis (20/3) malam.
Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Lampung H. M. Aditya mengapresiasi kegiatan rutin itikaf bersama ini, untuk Ramadan 1446 H ini ditempatkan di daerah DPD LDII Lampung Tengah. “Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar, itu berkat kerja sama yang baik oleh jajaran pengurusnya,” ungkap Aditya.
Lebih lanjut, Aditya mengajak seluruh warga LDII untuk bisa meraih 5 sukses ramadan. “Sukses puasa, sukses tadarus, sukses salat tarawih, sukses itikaf dan sukses zakat fitrah. 5 sukses ramadan itu harus diupayakan bisa maksimal,” katanya.

Masih kata Aditya, LDII juga telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial, seperti pembagian takjil bagi pengguna jalan atau masyarakat. “Dan alhamdulillah pada malam ini kita bisa hadir sebagai rangkaian dari mencari malam lailatul qadar, bisa melanjutkan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada guru ngaji, anak yatim, dan dhuafa. Dan nanti kita pada Selasa, (25/3) akan melakukan pelepasan sekaligus memberikan bingkisan kepada polisi dan petugas keamanan di 37 titik posko mudik lebaran,” lanjutnya.
Aditya juga menekankan pentingnya membina akhlak dan budi pekerti generasi muda sejak dini. “LDII saat ini gencar mensosialisasikan 29 karakter luhur warga LDII, dimulai dari anak-anak, sehingga karakter tersebut dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia percaya bahwa dengan persiapan yang baik, generasi emas yang diharapkan pada tahun 2045 dapat terwujud. “Kalau tidak disiapkan dari sekarang, mereka bukan menjadi generasi emas, melainkan generasi yang cemas. Ini bisa menjadi bencana demografi jika kita tidak melakukan langkah-langkah yang tepat,” tegasnya.
Masih disela-sela sambutannya, Aditya mengatakan bahwa saat ini pemerintah mengetatkan anggaran belanja negara dengan efisiensi. Meskipun efisiensi tersebut diupayakan tidak mengganggu layanan publik, namun kondisi ekonomi dunia yang juga tak menentu yang harus diantisipasi dengan cara hidup yang hemat atau efisien.
“Dengan kondisi seperti ini, masyarakat harus mampu hidup sederhana. Efisien namun terus bekerja keras, ini adalah konsep muzhid-mujhid dalam Islam. Yakni, kita tidak berlebihan atau prihatin, namun tetap bekerja keras,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih telah diberikan waktu untuk bersilaturahmi dengan warga LDII di Lampung Tengah. “Siapa yang ingin rejekinya diberkahi dan umurnya ditambah, maka seringlah untuk bersilaturahmi,” ucap KH. M. Bahruddin.

Masih kata KH. M. Bahruddin, umur adalah takdir, dan ketika kita diberikan umur yang panjang, maka kita harus memaksimalkan umur yang ada untuk beribadah sebanyak-banyaknya.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Radin Intan Lampung itu juga mengajak kita semua untuk selalu rukun dengan siapapun, tanpa memandang latar belakangnya. “Sejarah perang salib yang berlangsung selama lebih dari 200 tahun harus menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu menjaga toleransi antar umat beragama,” ujar Guru Besar Ilmu Sejarah Peradaban Islam itu.
Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh LDII ini merupakan upaya dalam membentuk insan yang taqwa, bukan hanya peningkatan kesalehan individu tapi juga kesalehan sosial. “Bagaimana kita dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, karena masih banyak orang-orang yang membutuhkan, menabur kebaikan di bulan Ramadan,” ungkap Ketua FKUB itu.
Turut hadir pada iktikaf tersebut, Ketua Umum MUI yang juga Ketua FKUB Kabupaten Lampung Tengah, KH. R. Mutawali, membacakan doa penutup dan Sekretaris MUI Kabupaten Lampung Tengah, KH. Syahri Munir sebagai pembawa acara, Dewan Penasehat dan Pengurus Harian DPW LDII Lampung. Hadir pula jajaran, Forkopimda, Kepala Kemenag Lampung Tengah diwakili Kepala KUA Terbanggi Besar, Jajaran Anggota FKUB Lampung Tengah, Pengurus DPD LDII Lampung Tengah, Kapolsek Terbanggi Besar, Kepala Desa Hukum Jaya dan Kepala Lingkungan setempat.


















