Pesawaran (15/3). Menyadari pesatnya perkembangan teknologi dan kebebasan berpendapat di ruang digital, Wakil Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, mendorong generasi muda LDII untuk proaktif memanfaatkan platform media sosial. Ia menekankan pentingnya generasi penerus untuk menjadi agen penyebar kebaikan dan informasi positif secara masif.
Pernyataan ini disampaikan Ahmat Nurdin dalam sesi materi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD LDII Kabupaten Pesawaran yang berlangsung di Masjid Nurul Hikmah, Gedong Tatan, Pesawaran, Lampung, pada Senin (12/5).
“Tidak menutup kemungkinan era digital akan terus berkembang. Bahkan, sebagian besar masyarakat kini mendapatkan informasi dari media sosial. Ini adalah peluang emas bagi generasi muda LDII untuk menghadirkan narasi yang baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebagai salah satu Tim Pokja Lines LDII Lampung, Ahmat mendorong agar generasi muda LDII memiliki bekal kemampuan jurnalistik agar dapat mengomunikasikan berbagai kegiatan dan kontribusi LDII kepada publik secara efektif. Pembentukan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Lines menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan informasi.
“Setelah terbentuk Pokja Lines, maka tidak cukup hanya melalui pelatihan saja, namun perlu adanya pendampingan dan bimbingan yang intens dan berkelanjutan,” terangnya.
Harapan besar ditumpukan pada keberadaan KIM di tingkat DPD dan Pokja Lines untuk mengintensifkan pemberitaan mengenai kegiatan dan kontribusi LDII. “Pemberitaan yang kredibel, dapat dipertanggung jawabkan, dan sumber yang jelas akan membangun citra positif organisasi,” pungkas Ahmat.
Ia menambahkan bahwa produksi konten dan pemberitaan LDII membutuhkan energi dan semangat generasi muda yang tangguh dan konsisten. “Pokja Lines ini akan menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi tentang LDII kepada masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi tim ini untuk bekerja sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik dan mematuhi Undang-Undang ITE,” tegasnya.
Ahmat berharap, dengan adanya Pokja Lines yang diisi oleh generasi muda yang tangguh dan bersemangat, informasi positif tentang LDII dapat dengan cepat dan luas menjangkau masyarakat.


















