Penawarjaya (19/5). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tulang Bawang turut menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Masa Khidmat 2025–2030, yang digelar pada Minggu (18/5) di Kampung Penawarjaya.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Muhammadiyah dan LDII. DPD LDII diwakili oleh Wakil Ketua Sriyanto, didampingi Sekretaris H. Sukiman.
Dalam sambutannya, Bupati Tulang Bawang menjelaskan makna dari tagline pembangunan daerah “UDANG MANIS”, yang merupakan akronim dari Unggul, Damai, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban dan harmoni sosial.
“Tagline ini bukan sekadar semboyan, tetapi arah pembangunan daerah. ‘Unggul’, misalnya, menggambarkan tekad menjadikan Tulang Bawang sebagai daerah berdaya saing tinggi di bidang pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan sumber daya manusia,” ujar Qudrotul Ikhwan.
Mewakili LDII, Sriyanto menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya pengurus baru PCNU. “Selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Tulang Bawang Masa Khidmat 2025–2030. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa NU semakin maju serta bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarorganisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk antara NU dan LDII, dalam membangun bangsa dan menjaga keutuhan NKRI. “Kami berharap kepengurusan baru ini memperkuat sinergi antara NU dan LDII. Sebagai mitra strategis pemerintah, ormas seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII perlu terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa”, katanya.
Sriyanto juga mengingatkan pentingnya menjauhi sikap intoleran dan ekstrem, yang dapat mengancam persatuan bangsa. “Buang jauh sikap tidak moderat dan intoleran, karena hal itu hanya akan melemahkan NKRI dan memecah belah persatuan”, ujarnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bergotong royong mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 serta Tulang Bawang yang damai dan sejahtera.



















Mantap kali,menyala abangku