Bandar Lampung (18/6). Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung, H. Heri Sensustadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, mendampingi Ketua FKUB Prof. H. Bahruddin dalam mengikuti Webinar Internasional bertajuk “Minding Words, Spreading Love: Contributing Interfaith Collaboration In Countering Hate Speech” (Menata Kata, Menebar Cinta: Mempromosikan Kolaborasi Lintas Iman dalam Melawan Ujaran Kebencian), pada Selasa malam (17/6).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Institut Leimena dan berlangsung di Rumah Moderasi Beragama, Lantai 1, UIN Raden Intan Lampung. Webinar ini menjadi wadah penting bagi para tokoh lintas agama untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan ruang publik yang damai, toleran, dan bebas dari ujaran kebencian.
Heri Sensustadi menekankan bahwa kolaborasi antarumat beragama sangat krusial dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di tengah masyarakat yang semakin beragam. “Partisipasi LDII dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya moderasi beragama dan penguatan toleransi demi terciptanya kehidupan berbangsa yang harmonis dan damai,” ujar Heri.
Webinar tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan internasional, antara lain Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA sebagai keynote speaker, serta Dr. Farid F. Saenong, MA (Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI), Dr. Chris Seiple (Senior Fellow, University of Washington, USA), Alexander Rieger (GIZ Indonesia), dan Muhammad Adib Abdushomad, Ph.D (Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI).
Dalam pemaparannya, Muhammad Adib menekankan urgensi menjaga kerukunan di tengah tantangan global, termasuk kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). “Meski dengan kemajuan AI yang super canggih sekalipun, manusia masih tetap memiliki critical thinking dan hati nurani, untuk memfilter ego dan emosi dalam menjaga kerukunan dan kedamaian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tak ada hal yang lebih penting dalam kehidupan berbangsa selain rukun dan damai.
Acara ini juga dihadiri para tokoh lintas agama, seperti KH. Suryani M. Nur (MUI), Pdt. Samuel D. Luas (PGIW), Ketut Pasek dan Dr. Wayan Mustika (PHDI), Romo Roy dan Chrisantus (Keuskupan), Johan (Walubi), H. Solihin Sidik, Hj. Istutiningsih (Kemenag), serta Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN Raden Intan, Riski Gunawan, M.Pd.I.
Dengan kehadiran para tokoh penting ini, webinar diharapkan mampu memperkuat sinergi dan meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang damai, rukun, dan toleran.


















