Way Jepara (22/12). Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. LDII sebagai bagian dari masyarakat madani memandang penting adanya sinergi dan kolaborasi lintas organisasi dalam menjaga stabilitas sosial. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama berkelanjutan dengan Senkom Mitra Polri. Hal itu kembali ditegaskan dalam gelaran Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW–DPD LDII Provinsi Lampung Triwulan IV Tahun 2025 yang berlangsung pada Minggu (21/12) di Pondok Pesantren Al Haq, Way Jepara, Lampung Timur.
Dalam forum strategis tersebut, DPW LDII Provinsi Lampung mengokohkan kembali kerja sama di bidang kamtibmas dan dakwah dengan Senkom Mitra Polri sebagai langkah konkret memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga ketenteraman lingkungan. Penguatan kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara DPP LDII dan PP Senkom Mitra Polri yang telah ditandatangani pada Februari lalu. Kesepakatan tersebut menjadi landasan sinergi di berbagai lini, khususnya dalam upaya pembinaan masyarakat, penguatan ketahanan sosial, serta dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian di tingkat daerah.
Dalam Rakorwil tersebut, LDII menghadirkan Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Lampung, H. Tugiran Adi, sebagai narasumber. Di hadapan sekitar 250 peserta yang terdiri dari pengurus DPW dan DPD LDII se-Provinsi Lampung, Tugiran Adi menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas. “Kamtibmas yang baik akan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga untuk hidup, bekerja, dan beraktivitas, termasuk dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kamtibmas bukan semata tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, kemitraan antara aparat dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. “Senkom sebagai mitra Polri siap membantu masyarakat yang membutuhkan. Terlebih, dengan LDII yang telah memiliki MoU secara nasional, kerja sama ini harus terus diperkuat dan diimplementasikan hingga ke tingkat daerah,” lanjutnya.
Melalui Rakorwil ini, LDII dan Senkom Mitra Polri Provinsi Lampung sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi dalam berbagai kegiatan dan program ke depan. Sinergi tersebut direncanakan akan diperluas pada program-program tahun 2026, baik dalam bidang kamtibmas, dakwah, sosial kemasyarakatan, maupun edukasi kebangsaan. Dengan kerja sama yang solid dan berkesinambungan, LDII dan Senkom Mitra Polri berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan masyarakat Lampung yang aman, damai, dan harmonis, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Lampung secara khusus memberikan penghargaan kepada sejumlah pengurus LDII yang dinilai aktif berpartisipasi dalam penyampaian informasi kamtibmas melalui Senkom Digital Communication (SDC). Peran aktif tersebut dinilai sangat membantu dalam memperkuat sistem informasi dan deteksi dini di tengah masyarakat.
Adapun pengurus LDII yang menerima penghargaan tersebut antara lain Wanhat DPD LDII Kabupaten Lampung Tengah, KH. Sidik Al-Fatah, serta Wakil Wanhat DPD LDII Kabupaten Tulang Bawang, KH. Ahmad Mustofa. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dan komitmen mereka dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing.


















