Kota Agung (20/12). Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, H. Heri Sensustadi, menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan di Aula Kantor DPD LDII Kabupaten Tanggamus, Jumat (19/12).
Kegiatan sosialisasi ini merupakan hasil kerja sama antara DPD LDII Kabupaten Tanggamus dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat. Acara tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari pengurus DPD, PC, dan PAC LDII se-Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya, Heri menekankan bahwa wawasan kebangsaan menjadi prioritas utama LDII dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Ia mengibaratkan Indonesia sebagai sebuah kapal besar yang harus dijaga bersama agar tetap stabil dan berlayar dengan baik.
“Indonesia itu seperti kapal besar. Jika kapal ini oleng, maka seluruh penumpangnya termasuk warga LDII tidak bisa bekerja, beribadah, dan beraktivitas dengan baik, apalagi berdakwah. Karena itu, kebangsaan kami tempatkan pada urutan pertama dalam delapan program pengabdian LDII untuk bangsa,” ujar Heri.
Ia mengajak seluruh warga LDII untuk berupaya menjaga keutuhan bangsa agar Indonesia tetap menjadi rumah bersama yang aman dan kondusif bagi kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.
Lebih lanjut, Heri menyoroti pentingnya sinergi antara LDII dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang toleran dan harmonis. Menurutnya, toleransi merupakan kunci dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. “Masyarakat yang taat terhadap agamanya masing-masing, namun tetap menghargai perbedaan baik agama, suku, ras, budaya, maupun pendapat akan menciptakan lingkungan yang damai dan memperkuat persatuan bangsa,” paparnya.
Heri juga menegaskan komitmen LDII dalam menguatkan moderasi beragama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyebut moderasi beragama sebagai sikap yang mampu menumbuhkan kerukunan serta menolak ekstremisme dan liberalisme.
“Moderasi beragama harus terus kita kuatkan. Dengan sikap moderat, kita bisa menciptakan toleransi, kerukunan, dan menjaga persatuan bangsa,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa moderasi beragama memiliki empat indikator utama, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Keempat indikator tersebut, menurutnya, sejalan dengan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.
“Komitmen kebangsaan ini selaras dengan pengabdian LDII pada bidang wawasan kebangsaan. Kami menempatkannya pada poin pertama karena kebangsaan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan bersama sebagai bangsa,” pungkas Heri.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pengurus dan warga LDII di Kabupaten Tanggamus semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan serta moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


















