Natar (22/1). Dalam upaya meningkatkan efektivitas penyerapan materi, PAC LDII Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, menerapkan sistem pembagian kelas berdasarkan kelompok umur dalam Pengajian Akbar Remaja. Langkah strategis ini diambil agar bimbingan yang diberikan lebih relevan dan tepat sasaran sesuai dengan jenjang usia para peserta.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/1) tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda. Kelompok Pra-Remaja usia SMP menempati Masjid Baitul A’la, kelompok Remaja usia SMA berkumpul di Masjid Baitul Makmur, sedangkan kelompok Generasi Siap Mandiri yang terdiri dari lulusan SMA, mahasiswa, hingga pekerja bertempat di Masjid At Taubah. Adapun lokasi pengajian setiap bulannya akan digilir ke berbagai masjid di wilayah Pemanggilan sesuai dengan kebutuhan.
Ketua Irmas Sejati, Ustaz Mustofa Lutfi, menjelaskan bahwa pemisahan ini sangat penting untuk menyesuaikan materi pengajian dengan peserta. “Walaupun sama-sama belajar Al-Qur’an dan Al-Hadis, namun pemilihan surat dan kitab disesuaikan. Demikian juga pengampunya,” jelas sosok yang juga merupakan guru di SMP Tri Sukses tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan penyesuaian materi, pesan yang disampaikan bisa lebih menyentuh kebutuhan peserta pengajian maupun dari sisi pembinaan remaja. “Lebih efektif sekaligus dapat menyamakan frekuensi teman pergaulan”, sambungnya.
Meskipun rutin dipisah dalam kelas-kelas kecil setiap bulannya, pihak penyelenggara menekankan bahwa aspek kebersamaan tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, pengajian gabungan tetap dijadwalkan secara berkala guna terus memupuk tali silaturahmi serta meningkatkan kerukunan dan kekompakan seluruh generasi muda LDII di wilayah Pemanggilan.

















