Pesawaran (14/5). Di tengah dinamika politik menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). Acara yang bertempat di Masjid Nurul Hikmah, Desa Sukaraja, Gedung Tataan, pada Senin, 12 Mei, ini tidak hanya fokus pada konsolidasi internal pengurus periode 2025-2030, tetapi juga menyuarakan pentingnya peran serta masyarakat dalam proses demokrasi, khususnya PSU yang akan datang.
Mengusung tema “Peningkatan Kinerja Organisasi Profesional dalam Penataan dan Pengelolaan Organisasi untuk Pesawaran Lebih Maju menuju Indonesia Emas 2045”, Rakorda ini dihadiri oleh jajaran Dewan Penasihat DPD LDII Pesawaran, pengurus harian, serta seluruh ketua dan sekretaris Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Pesawaran. Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD LDII Pesawaran masa bakti 2025-2030 dan pembekalan keorganisasian.
Fokus utama Rakorda kali ini adalah memacu profesionalisme para pengurus dalam menjalankan roda organisasi. Selain itu, forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara LDII dan pemerintah daerah, terutama dalam menyelaraskan program kerja organisasi dengan arah kebijakan pemerintahan yang baru. Semangat kebersamaan dan silaturahim antar pengurus LDII juga mewarnai acara ini, dengan tujuan menyatukan visi dan misi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan dakwah dan pengabdian.
Secara khusus, H. Irwan menyoroti juga situasi politik di Pesawaran pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang berujung pada pelaksanaan PSU. “Insya Allah Pesawaran menjadi salah satu Kabupaten yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang pada 24 Mei mendatang. Maka dari itu, Kami mengajak seluruh warga LDII untuk menggunakan hak pilihnya dan berpartisipasi aktif dalam PSU dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kebersamaan,” serunya.
Ia kembali menekankan sikap netral LDII yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. “LDII berkomitmen penuh untuk turut menyukseskan proses Pilkada yang aman, damai, dan lancar. Partisipasi kita penting untuk mewujudkan pemilihan yang kondusif demi kemajuan Pesawaran,” tegas Irwan. Ia juga menambahkan, siapa pun kandidat yang terpilih, LDII siap mendukung pemerintahan yang baru demi pembangunan kabupaten.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Pesawaran, H. Warsono, dalam arahannya menekankan kepada seluruh peserta Rakorda untuk menyatukan langkah dan visi dalam memajukan organisasi LDII. Beliau juga mengingatkan pentingnya memperkuat komitmen bersama dalam melaksanakan tugas-tugas organisasi secara efektif dan efisien.
Acara Rakorda ditutup dengan sesi pembekalan materi keorganisasian yang disampaikan oleh perwakilan DPW LDII Lampung. Materi ini bertujuan untuk memperkuat LDII sebagai organisasi yang modern, adaptif terhadap perubahan zaman, dan memiliki sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Rakorda ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi LDII Pesawaran untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah, sejalan dengan aspirasi menjadikan Pesawaran lebih baik dan maju.



















