Pringsewu (11/12).Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Adiluwih menggelar edukasi kesehatan bertajuk “Cegah Stunting dari Rumah: Edukasi Gizi untuk Semua Ibu”. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nur Hasan, Pekon Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (10/12).
Acara ini disambut antusias oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari ibu-ibu produktif dan remaja putri usia nikah. Para peserta berasal dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, yakni Adiluwih, Sukoharjo, Banyumas, dan Pagelaran Utara.
Hadir sebagai narasumber utama, Saryati, S.Pd., M.Pd., merupakan Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPD LDII Pringsewu. Dalam paparan materinya, Saryati menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak bisa mendadak, melainkan harus dimulai sejak dini dari lingkungan rumah.
Menurut Saryati, remaja putri memegang peranan vital. Mereka harus memiliki kecukupan gizi yang baik agar siap secara fisik dan nutrisi saat memasuki jenjang pernikahan dan kehamilan.
“Stunting terjadi tidak hanya karena kurangnya gizi pada bayi, tapi juga karena kurangnya persiapan kesehatan pada calon ibu. Remaja putri wajib memiliki kecukupan gizi yang baik,” jelas Saryati yang juga menjabat sebagai Sekretaris HIMPAUDI Kabupaten Pringsewu tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari konsumsi protein hewani, ASI eksklusif, hingga pemantauan pertumbuhan rutin. Saryati mengingatkan bahwa stunting sering kali terjadi bukan karena kurang makanan, melainkan minimnya pengetahuan tentang pola makan yang benar.
Dalam kesempatan tersebut, Saryati turut mensosialisasikan Gerakan PRINCES (Pringsewu Cegah Stunting) yang digagas oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Hj. Rahayu Riyanto Pamungkas.
Gerakan ini menekankan kolaborasi lintas bidang untuk mengedukasi masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Gerakan PRINCES menegaskan bahwa pencegahan stunting adalah gerakan bersama, bukan hanya tugas tenaga kesehatan,” tambahnya.
Sekretaris DPD LDII Kabupaten Pringsewu, H. Nasrul Azhar, yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).
Nasrul menyebutkan bahwa LDII berkomitmen penuh membantu pemerintah mencetak generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. “Kita hadirkan narasumber yang kompeten agar warga LDII, khususnya ibu-ibu dan remaja putri, melek dan proaktif dalam langkah pencegahan stunting,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PC LDII Adiluwih, Sakimin, mengapresiasi kolaborasi antara ormas, lembaga pendidikan, dan pemerintah. Ia berharap edukasi semacam ini dapat mempercepat penurunan angka stunting di daerah, memastikan generasi penerus tumbuh lebih sehat.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif seputar praktik gizi seimbang dan strategi keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.


















