Bandar Lampung (28/8). Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Baitusshadiq Bandar Lampung yang berada di bawah naungan DPD LDII Kota Bandar Lampung sukses menyelenggarakan “Mentari” yakni Masa Orientasi Santri pada Jum’at-Sabtu (8–9/8). Kegiatan yang diikuti oleh 35 santri baru dan puluhan pengurus santri ini mengusung tema “Meningkatkan Daya Juang, Menjadi Mandiri, Meraih Sukses melalui Mentari.”
Masa orientasi ini dirancang untuk membantu santri beradaptasi dengan lingkungan pesantren, baik dari segi fasilitas, tata tertib, maupun nilai-nilai yang dijunjung tinggi di PPM Baitusshadiq. Tidak hanya itu, Mentari juga menanamkan semangat disiplin, kemandirian, serta membangun budaya inklusif dan anti-kekerasan. Dengan begitu, para santri diharapkan tumbuh dengan rasa bangga dan cinta terhadap pesantrennya.
Rangkaian kegiatan Mentari dikemas secara menarik melalui berbagai aktivitas, mulai dari senam bersama, permainan edukatif, hingga pembekalan tentang perkuliahan kampus. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kebersamaan, melatih kerja sama, sekaligus menumbuhkan motivasi belajar santri.
Momen spesial hadir ketika para alumni turut serta dalam acara tersebut. Salah satunya adalah Alvin Alessandro, alumni PPM Baitusshadiq yang kini berkarier sebagai ASN guru. Alvin berbagi pengalaman dan tips sukses menjadi “sarjana yang muballigh,” yakni pribadi yang mampu menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan akhlak mulia serta kemampuan berdakwah. Kehadiran alumni ini memberikan inspirasi langsung bagi santri baru untuk terus berjuang meraih kesuksesan.
Tubagus E. Nurdiansyah, Ketua PPM Baitusshadiq berharap, dengan terselenggaranya Mentari, para santri semakin kompak, rukun, dan memiliki hubungan yang erat satu sama lain. Orientasi ini bukan hanya sebagai ajang perkenalan, tetapi juga menjadi langkah awal membentuk generasi muda yang berdaya juang tinggi, mandiri, serta siap mengabdikan diri untuk agama, bangsa, dan masyarakat.


















