Bandar Lampung (11/12). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bandar Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam merawat kerukunan antarumat beragama melalui partisipasi aktif dalam agenda Bakti Sosial dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama, Rabu (10/12). Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ini dipusatkan di SMP Xaverius Panjang sebelum para peserta menyebar ke berbagai rumah ibadah di wilayah Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. M. Miftah Falah, memimpin langsung warga LDII dalam aksi sosial tersebut. Kehadiran LDII menjadi simbol nyata kontribusi organisasi dalam memperkuat keharmonisan, menjaga kebersihan, serta meningkatkan kenyamanan rumah-rumah ibadah sebagai pilar persatuan dan toleransi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Kemudian, dilanjutkan dengan Aksi bersih-bersih rumah ibadah yang mencakup Gereja Xaverius, Gereja Silo, Masjid Nurul Huda, Vihara Tri Ratna, dan Pura Kerthi Bhuana yang semuanya berada di Kecamatan Panjang. Selain aksi bersih-bersih, agenda ini juga diisi dengan kegiatan donor darah, bazar murah, dan pembagian paket sembako. Seluruh rangkaian kegiatan menegaskan semangat kepedulian sosial tanpa batas, yang ditujukan untuk semua lapisan masyarakat.
Ketua FKUB Kota Bandar Lampung, Purna Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar aksi fisik, melainkan upaya mempererat ikatan emosional antarumat beragama. “Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antarumat beragama, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menggerakkan semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan FKUB akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa ke depannya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan apresiasi penuh atas sinergi ini. Wali Kota Bandar Lampung yang diwakili Plt. Kepala Badan Kesbangpol, Budi Ardiyanto, menilai kolaborasi antara pemerintah, FKUB, dan berbagai elemen masyarakat ini sebagai langkah konkret dalam merawat toleransi dan keharmonisan.
Dukungan serupa datang dari Kementerian Agama. Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung, Makmur, menilai kegiatan ini selaras dengan program penguatan moderasi beragama yang digaungkan pemerintah pusat. Ia berharap ruang-ruang kebersamaan seperti ini terus diperluas untuk menciptakan kehidupan beragama yang damai dan saling menghormati.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. M. Miftah Falah, menyambut baik inisiatif FKUB dan menegaskan kesiapan LDII untuk terus bersinergi. “Prinsipnya, kita ingin Kota Bandar Lampung menjadi percontohan dalam merawat kerukunan. Semua majelis agama dapat memberikan yang terbaik bagi umat dan masyarakat,” tegasnya.
Partisipasi LDII dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membumikan nilai-nilai kerukunan dan persaudaraan di Kota Bandar Lampung. Kolaborasi lintas agama ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling menghargai.


















