Lampung Timur (22/3). Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik pada Sabtu sore (21/3). Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Lampung Timur hadir dalam agenda open house untuk memperkuat sinergi ulama dan umaro demi kemajuan daerah.
Hadir dalam pertemuan tersebut Dewan Penasihat DPD LDII Lampung Timur, Suwarno, bersama jajaran pengasuh Pondok Pesantren Baitul Muttaqin Pasir Sakti, serta tokoh-tokoh cabang LDII tingkat kecamatan hingga desa.
Dalam kesempatan tersebut, Suwarno, menyampaikan apresiasi mendalam mewakili warga LDII atas langkah nyata Bupati dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu yang paling monumental adalah pengaspalan jalan di Parit 9, Desa Mulyosari, sepanjang 1,4 km.
“Ini adalah mimpi yang terkabul setelah 27 tahun. Kini warga dan anak-anak sekolah di Dusun 5 Pulowaru tidak perlu lagi bergelut dengan lumpur saat hujan. Aktivitas ekonomi dan pendidikan kini berjalan lancar,” ujar Suwarno.
Selain jalan, LDII juga berterima kasih atas bantuan perahu penyeberangan bagi warga Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga menuju Desa Tanjung Tirto.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ela Siti Nuryamah membawa kabar gembira bagi masyarakat Way Bungur. Ia mengonfirmasi bahwa pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah akan membangun Jembatan Merah Putih yang permanen untuk menghubungkan Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto.
“Pembangunan jembatan ini bertujuan agar mobilitas masyarakat lebih cepat dan aman. Kita ingin memastikan infrastruktur menyentuh langsung kebutuhan dasar warga,” tegas Bupati Ela.
Lebih lanjut, Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menyatakan rencananya untuk melakukan kunjungan balasan ke Pondok Pesantren Baitul Muttaqin serta pondok-pondok pesantren LDII lainnya di Lampung Timur dalam waktu dekat.
Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen untuk merajut tali silaturahmi dan melibatkan unsur pesantren dalam mewujudkan visi Lampung Timur yang Berjaya dan Berkeadilan.
Pertemuan ini ditutup dengan diskusi santai mengenai pembinaan generasi muda (generus) yang turut dihadiri oleh perwakilan pemuda LDII.
















