Sumur Batu (23/12). Mengisi masa libur sekolah akhir tahun dengan kegiatan yang edukatif dan bernilai religius, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Sumur Batu, Bandar Lampung menyelenggarakan Pesantren Kilat bagi generasi muda. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Desember 2025.
Pesantren kilat tersebut diikuti oleh peserta dari kalangan siswa kelas 4 Sekolah Dasar hingga kelas 3 Sekolah Menengah Pertama. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masa libur sekolah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris PAC LDII Sumur Batu, Rosikhun Nova Salam, S.Kom. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesantren kilat bukan sekadar kegiatan pengisi waktu liburan, melainkan bagian dari upaya pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
“Pesantren kilat ini kami rancang sebagai investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya menghabiskan liburan dengan hiburan semata, tetapi juga memperoleh bekal spiritual dan etika yang kuat,” ujarnya saat membuka kegiatan, Senin (22/12).
Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan yang disusun secara komprehensif. Materi tersebut meliputi tahsin Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas dan kefasihan bacaan sesuai kaidah tajwid, Kitabul Adab yang membahas dalil-dalil tentang perilaku terpuji, serta pembelajaran tata krama sebagai praktik langsung etika dan kesopanan dalam kehidupan sehari-hari.
Kurikulum pesantren kilat ini menitikberatkan pada keseimbangan antara pemahaman dalil agama dan penerapannya dalam perilaku. Dengan pendekatan tersebut, PAC LDII Sumur Batu berharap para peserta mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara religius, tetapi juga santun, berakhlak mulia, dan mampu berperan positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PAC LDII Sumur Batu berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.



















Mashaallah mudah²an. Menjadi generasi penerus yg handal mandiri Barokah.