Bandar Lampung (5/5). DPW LDII Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kontribusi bagi bangsa melalui delapan bidang pengabdian, dengan menempatkan nilai kebangsaan sebagai prioritas utama. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi dan silaturahim bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, di ruang kerjanya, Selasa (5/5).
Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, mengungkapkan bahwa silaturahim ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi sekaligus meminta arahan dan bimbingan dari pemerintah daerah. “Kami menyadari masih perlu banyak belajar. Karena itu, kami berharap dapat terus diberikan insight dan pengarahan agar organisasi ini semakin berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aditya juga menyampaikan bahwa LDII baru saja melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) X di Jakarta yang menghasilkan kepemimpinan baru di tingkat pusat. Pergantian ini diharapkan membawa semangat dan inovasi baru dalam menjalankan program-program organisasi.
Lebih lanjut, ia memaparkan delapan bidang pengabdian LDII yang menjadi arah gerak organisasi. Bidang pertama dan utama adalah kebangsaan, yang menjadi fondasi dalam setiap aktivitas LDII. Menurutnya, rasa cinta tanah air terus ditanamkan kepada seluruh warga LDII sejak usia dini melalui berbagai kegiatan, termasuk kepramukaan dan pembinaan generasi muda. “Kami ingin menanamkan bahwa mencintai Indonesia bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” jelasnya.
Bidang kedua adalah dakwah, yang dilaksanakan dengan tetap memperhatikan stabilitas dan kondusivitas bangsa. Selanjutnya, pendidikan menjadi fokus penting dengan penekanan pada pembentukan karakter melalui 29 nilai luhur, seperti kejujuran, amanah, dan kerja sama.
Di bidang ekonomi syariah, LDII mendorong kemandirian warga melalui pengembangan usaha bersama, termasuk program Usaha Bersama (UB) yang telah berkembang di wilayah Natar. Program ini dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara kolektif.
Pada bidang kesehatan, LDII turut mendukung program pemerintah, termasuk layanan kesehatan gratis dan pembinaan kesehatan di pondok pesantren. Selain itu, LDII juga aktif dalam memastikan standar kesehatan lingkungan, seperti pengawasan kualitas air dan sanitasi.
Selanjutnya, LDII mengembangkan bidang energi baru dan terbarukan melalui pemanfaatan tenaga surya di lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan energi nasional. Sementara di bidang lingkungan hidup, LDII mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Adapun bidang terakhir adalah digitalisasi dan informasi, di mana LDII активно mendorong generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan media dan teknologi, termasuk pembuatan konten dakwah yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin dakwah yang disampaikan tidak hanya benar, tetapi juga menarik dan mudah diterima, khususnya oleh generasi muda,” tambah Aditya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII, Heri Sesnsutadi menambahkan, kesungguhan LDII dalam menjalankan program tersebut, khsusunya bidang kebangsaan terus dilakukan, salah satunya dengan rencana kegiatan silaturahmi kebangsaan pada tanggal 14 Mei mendatang. “Kami berharap, Bapak Kabankesbangpol dapat menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut,” ujar Heri.
Menanggapi hal itu, Kabankesbangpol Achmad Saefulloh menyambut baik dan pengapresiasi keberadaan LDII dengan 8 bidang pengabdiannya. “Saya mengapresiasi, dan ini sejalan dengan program prioritas pemerintah tentunya. Terkait rencana Silaturahim Kebangsaan, Kesabangpol atas nama pemerintah daerah mensupport penuh kegiatan tersebut, dan kami akan hadir dalam gelaran itu,” ungkapnya.
Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW LDII Lampung didampingi Wakil Ketua Heri Sensustadi dan M. Miftah Falah, Sekretaris Ahmat Nurdin, serta Bendahara H. Jimin. Sementara itu, Kabankesbangpol didampingi Kabid Ketahanan Sosial dan Politik M. Jauhari beserta jajaran staf.
Melalui silaturahim ini, diharapkan sinergi antara LDII dan pemerintah daerah semakin kuat dalam menjaga kondusivitas, memperkokoh nilai kebangsaan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

















