Bandar Lampung (14/4). DPW LDII Provinsi Lampung menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang digelar Kodam XXI/Raden Inten bersama organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung pada Senin (13/04). Kegiatan yang mengusung tema “Kodam XXI/Raden Inten Menyapa” ini berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Makodam XXI/Raden Inten.
Dari jajaran DPW LDII Lampung, hadir Wakil Ketua H. Heri Sensustadi, Wakil Sekretaris Ilham Saputra, serta Ketua PKOSB Sukadi. Kehadiran LDII dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam mempererat silaturahim sekaligus memperkuat sinergi dengan TNI dan berbagai elemen masyarakat di Provinsi Lampung.
Acara tersebut turut dihadiri secara langsung oleh Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, didampingi Brigjen TNI Andrian Susanto serta jajaran pejabat Kodam lainnya
Dalam sambutannya, Pangdam menekankan pentingnya silaturahim pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah untuk mempererat kebersamaan. “Hari baik dan bulan baik, saya beserta jajaran Kodam XXI/Raden Inten memohon maaf lahir dan batin apabila selama ini terdapat kesalahan dan kekhilafan. Momen Idul Fitri ini menjadi awal untuk saling memaafkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen TNI untuk senantiasa mengedepankan hukum serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam sesi dialog, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, H. Heri Sensustadi, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pasukan perdamaian TNI, sekaligus mengapresiasi langkah cepat TNI dalam pembangunan jembatan di Way Bungur, Lampung Timur beberapa waktu lalu yang sangat membantu masyarakat.
Selain itu, Heri juga mendorong agar program pembentukan karakter yang diselenggarakan TNI dapat kembali digalakkan, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, program tersebut penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta melestarikan budaya bangsa.
Lebih lanjut, ia menegaskan kesiapan LDII untuk terus berkolaborasi dengan TNI, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Lampung.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan kolaborasi antara TNI, ormas, media, serta kalangan mahasiswa dalam membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa.














