Bandar Lampung (13/4). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung menggalakkan pesan pelestarian alam ke dalam materi dakwah melalui pendekatan ekoteologi. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW LDII Lampung, H. Heri Sensustadi saat membuka kegiatan Pengajian Rutin Mubaligh-Mubalighat yang digelar pada Minggu (12/4) di Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Bandar Lampung.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 dai dan daiyah LDII dari Kota Bandar Lampung, Pesawaran, dan Lampung Selatan. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran mubaligh dan mubalighah dalam menyampaikan dakwah yang adaptif dan solutif di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Heri menekankan pentingnya penyampaian ajaran agama yang mengedepankan kesejukan, kedamaian, dan cinta kasih. “Dakwah harus menjadi penyejuk, bukan pemecah. Para mubaligh dan mubalighah diharapkan mampu menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa konsistensi dalam berdakwah menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan umat. “LDII melalui para pendakwahnya harus terus istiqamah menyampaikan dakwah yang moderat, santun, dan menyejukkan, sehingga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Heri mengingatkan pentingnya peran mubaligh dalam mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, dakwah tidak hanya berbicara aspek ibadah, tetapi juga mencakup tanggung jawab menjaga alam sebagai bagian dari ajaran agama. “Kami mendorong para dai untuk turut menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan program ekoteologi yang digaungkan Kementerian Agama,” jelasnya.
Program ekoteologi tersebut menekankan integrasi nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. LDII, lanjut Heri, siap berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut melalui pendekatan dakwah yang menyentuh kesadaran umat.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan LDII dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang dakwah. Melalui pembinaan rutin, para mubaligh dan mubalighah diharapkan semakin profesional, berwawasan luas, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang bijak.
Secara nasional, LDII juga telah menggelar berbagai kegiatan dakwah sejuk di berbagai daerah, seperti pengajian kebangsaan, pembinaan generasi muda, hingga dakwah berbasis digital yang menjangkau masyarakat luas. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Upaya tersebut sejalan dengan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya pada bidang dakwah dan lingkungan hidup. Melalui sinergi antara dakwah yang menyejukkan dan kepedulian terhadap lingkungan, LDII Lampung berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkelanjutan.














