Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • Sejarah
    • Pengurus DPP LDII
    • Pengurus DPW LDII Lampung
  • CONTACT
  • BERITA
    • Nasional
    • Berita LDII Lampung
    • Asad
    • Sako
    • Lintas Daerah
  • DPD LDII SE-LAMPUNG
    • Bandar Lampung
    • Kota Metro
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • MUSWIL VIII!!
    • Daftar Peserta Muswil
    • Download Materi Muswil VIII
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • Sejarah
    • Pengurus DPP LDII
    • Pengurus DPW LDII Lampung
  • CONTACT
  • BERITA
    • Nasional
    • Berita LDII Lampung
    • Asad
    • Sako
    • Lintas Daerah
  • DPD LDII SE-LAMPUNG
    • Bandar Lampung
    • Kota Metro
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • MUSWIL VIII!!
    • Daftar Peserta Muswil
    • Download Materi Muswil VIII
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
No Result
View All Result
Home Featured Nasional

Wakil Ketua MPR dan LDII Ingatkan Tulus Ikhlas Para Pahlawan Harus Jadi Teladan Generasi Muda

by Administrator
November 10, 2022
in Nasional
0
Wakil Ketua MPR dan LDII Ingatkan Tulus Ikhlas Para Pahlawan Harus Jadi Teladan Generasi Muda

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, saat mengunjungi Kantor DPP LDII pada Kamis (9/10).

2
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Jakarta (10/10). Para pahlawan berjuang memerdekakan Indonesia sekaligus mempertahankan kemerdekaan itu, dengan rasa tulus dan ikhlas. Hal tersebut harus menjadi teladan generasi muda, agar bisa berbuat baik kepada semua orang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, saat mengunjungi Kantor DPP LDII pada Kamis (9/10). Ia menegaskan keteladanan yang dapat diambil dalam peringatan Hari Pahlawan adalah ketulusan dan keikhlasan para pejuang.

“Ketulusan dan keikhlasan inilah yang membuat para pahlawan bisa membangun bangsa dan merdeka. Tak hanya itu, setelah merdeka, rakyat Indonesia khususnya Surabaya bersatu mengusir para penjajah Inggris.

Ia menambahkan, generasi penerus Indonesia juga bisa berkontribusi untuk bangsa, meski kecil namun bermakna, “Untuk itu, ketulusan dan keikhlasan ini terus digaungkan kepada generasi muda Indonesia, agar tidak mudah terpengaruh dalam berita yang mengarah ke adu domba,” ungkap pria kelahiran Bengkulu ini.

Yandri mengungkapkan, pahlawan yang baik di era sekarang ini adalah masyarakat yang bisa berbuat baik ke semua orang, “Dalam hidup bermasyarakat, generasi muda Indonesia diharapkan bisa berbuat baik seperti para pahlawan di pelbagai aspek kehidupan,” tuturnya.

Pada kesempatan lain, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro (Undip) Singgih Tri Sulistiyono mengatakan pertempuran rakyat Surabaya melawan para penjajah pada 10 November 1945, jadi episode penting sejarah bangsa Indonesia, “Indonesia yang baru saja merdeka harus berhadapan dengan pasukan elit Inggris,” ungkap Singgih yang juga Ketua DPP LDII itu.

Pada bulan Agustus 1945, Jepang masih mendominasi di Indonesia, hingga pengoboman Hiroshima dan Nagasaki. Meski, Jepang telah menyerah kalah, 15 Agustus 1945, namun pasukan sekutu yang terdiri dari Amerika Inggris hingga Belanda, itu belum datang ke Indonesia,” kata Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono.

Singgih pun menjelaskan, mulai bulan Oktober, pasukan sekutu mulai datang, baik lewat Jakarta maupun Surabaya yang menjadi salah satu kota besar di Indonesia, “Nah, kebetulan pasukan sekutu dari negara Inggris berlabuh ke Surabaya, untuk menjaga keamanan setelah kekalahan Jepang dalam perang dunia kedua,” ujarnya.

Dari pihak Indonesia mencurigai kedatangan pasukan sekutu diboncengi dengan pasukan Belanda yang kerap disebut NICA (Netherlands Indies Civil Administration) dan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies). “Melalui kecurigaan tersebut, masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya, takut jika nantinya pasukan sekutu akan membantu Belanda untuk menjajah kembali Indonesia,” lanjutnya. Inilah yang memicu perlawanan rakyat Surabaya.

Dampak perlawanan rakyat Surabaya, menurut Singgih, pasukan Inggris merasa dipermalukan karena sebagai pemenang Perang Dunia II dan memiliki tentara profesional. Namun hanya melawan gerilyawan yang tidak begitu terlatih, sampai kehilangan jenderal.

Singih juga menambahkan, peristiwa 10 November ini menjadi hal positif, karena rakyat Indonesia mampu menghadapi Inggris, yang memiliki pasukan dan senjata lengkap baik darat, laut dan udara, “Apalagi, saat menghadapi Belanda yang sewaktu-waktu datang ke Indonesia. Maka, rakyat Indonesia lebih mampu lagi untuk berhadapan dengan negara kincir angin tersebut,” ujarnya.

Pertempuran Surabaya 10 November ini bisa memberikan semangat baru untuk para pejuang Indonesia, “Peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya para tokoh agama, seperti KH. Hasyim Asyari yang menyampaikan maklumat mengenai jihad. Yang sekarang diabadikan sebagai Hari Santri setiap 22 Oktober 1945,” tuturnya.

Para pahlawan sudah mengorbankan apa yang mereka punya. Sebagai generasi penerus harus meneruskan perjuangan di masa sekarang. “Para generasi penerus diharapkan bisa merealisasikan cita-cita dan amanah dari pejuang. Yakni, tetap merdeka dan mengisi kemerdekaan untuk masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera yang diridhoi oleh Allah SWT,” harapnya.

Kemudian, terkait dengan cita-cita dan gagasan para pendiri bangsa Indonesia yang menginginkan Indonesia menjadi rumah bersama bagi semua elemen bangsa Indonesia. Agar bisa hidup rukun dan gotong royong maka sesama warga Indonesia saling menghargai, menghormati dan toleransi, “Generasi penerus harus bisa mengikuti jejak para pahlawan yang terus bergotong royong dan bersatu saat mendirikan bangsa Indonesia ini. Jangan sampai karena nafsu berkuasa dan menjadi kaya, hal itu bisa mengorbankan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (rls)

Tags: LDIIMPR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
mensholati jenazah

Praktek Sholat Jenazah dan Keutamaannya

March 14, 2025
Panduan Syar’i Cara Bersuci

Panduan Syar’i Cara Bersuci

March 25, 2019
praktek sholat tahajud

Praktek Melaksanakan Sholat Tahajud 1/3 Malam

November 25, 2014
LDII Lampung Bekali 200 Remaja Putri Strategi Cegah Stunting

LDII Lampung Bekali 200 Remaja Putri Strategi Cegah Stunting

April 26, 2026
Terima Audiensi LDII, Kabankesbangpol Lampung Apresiasi Program dan Dorong Sinergi Digitalisasi Dakwah

Terima Audiensi LDII, Kabankesbangpol Lampung Apresiasi Program dan Dorong Sinergi Digitalisasi Dakwah

1
LDII Kedaton Dorong Peningkatan Iman dan Moderasi Sosial dalam Pengajian Akbar

LDII Kedaton Dorong Peningkatan Iman dan Moderasi Sosial dalam Pengajian Akbar

0
LDII Lampung Selatan Dukung MHQ Hari Bhayangkara untuk Perkuat Nilai Spiritual Generasi Muda

LDII Lampung Selatan Dukung MHQ Hari Bhayangkara untuk Perkuat Nilai Spiritual Generasi Muda

1
LDII dan Pemkab Lampung Timur Bahas Desa Ekowisata Tematik Way Bungur

LDII dan Pemkab Lampung Timur Bahas Desa Ekowisata Tematik Way Bungur

1
Terima Kunjungan Binda Lampung, LDII Paparkan Program Pengabdian untuk Bangsa

Terima Kunjungan Binda Lampung, LDII Paparkan Program Pengabdian untuk Bangsa

May 24, 2026
Pembayaran Dam Haji 2026 Tembus 126 Ribu Jemaah

Pembayaran Dam Haji 2026 Tembus 126 Ribu Jemaah

May 23, 2026
Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Bed

Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Bed

May 23, 2026
Wamenag: Perencanaan Detail Haji Wujudkan Harapan Jemaah

Wamenag: Perencanaan Detail Haji Wujudkan Harapan Jemaah

May 23, 2026

NASEHAT

Doa Orang Tua dan Perjuangan Sunyi Menjaga Anak
Dakwah Islam

Doa Orang Tua dan Perjuangan Sunyi Menjaga Anak

by Administrator
May 23, 2026
0

Oleh Faidzunal A. Abdillah, pemerhati sosial dan lingkungan, warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan Ada perjuangan orang tua yang...

Read more
Menghindari Dosa Jelang Pergantian Tahun

Menghindari Dosa Jelang Pergantian Tahun

December 30, 2025
Jika Ibadah Mulai Terasa Berat…

Jika Ibadah Mulai Terasa Berat…

December 10, 2025
Post-Truth dalam Islam: Ancaman atau Tantangan?

Post-Truth dalam Islam: Ancaman atau Tantangan?

April 29, 2025
8 Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan

8 Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan

March 23, 2025

DPW LDII Lampung

Jl. Bumi Jaya 1 (Soekarno-Hatta) No. 10 RT. 04 Kel. Labuhan Dalam, Bandar Lampung, Indonesia

e-mail: ldiilampung@gmail.com

BERITA TERKINI

  • Terima Kunjungan Binda Lampung, LDII Paparkan Program Pengabdian untuk Bangsa May 24, 2026
  • Pembayaran Dam Haji 2026 Tembus 126 Ribu Jemaah May 23, 2026
  • Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Bed May 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Redaksi
  • Sejarah
  • Tentang LDII
  • Privacy Policy
  • ToS
  • Web DPD se-Lampung

CATEGORY

Kirim Berita

📨
Klik Disini
  • Home
  • Redaksi
  • Sejarah
  • Tentang LDII
  • Privacy Policy
  • ToS
  • Web DPD se-Lampung

© 2024 DPW LDII Lampung - Managed by IT Division.

No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Sejarah
  • Tentang LDII
  • Privacy Policy
  • ToS
  • Web DPD se-Lampung

© 2024 DPW LDII Lampung - Managed by IT Division.