Natar (1/3). Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menjadi ruang silaturahim sekaligus kanal penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat. Mengawali Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, kegiatan perdana digelar di Kecamatan Natar dan dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah, Desa Pancasila, Selasa (24/2).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD Dapil 4 H. Sidik Maryanto yang juga Ketua PC LDII Natar, jajaran kepala perangkat daerah, pimpinan ormas Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Natar, serta para kepala desa se-Kecamatan Natar. Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, dan menyosialisasikan program prioritas pembangunan daerah.
Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan, Safari Ramadan menjadi sarana penting membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Meski memiliki keterbatasan waktu dan agenda yang padat, ia berkomitmen untuk hadir secara bertahap di seluruh desa di Lampung Selatan. “Harapan saya, setiap desa pernah saya atau wakil bupati kunjungi agar komunikasi tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.
Untuk memastikan jangkauan yang merata di 17 kecamatan, pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim. Di saat yang sama, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, memimpin tim kedua di Masjid Jami’ Nurul Amal, Desa Sidomukti, Kecamatan Tanjungsari.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab juga menyosialiskan program prioritas infrastruktur, salah satunya pembangunan jalan hotmix ruas Kertosari–Wawasan sepanjang 2.300 meter. Jalan penghubung antardesa ini diharapkan menjadi penggerak utama roda perekonomian warga setempat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, LDII Kabupaten Lampung Selatan turut aktif hadir dan berpartisipasi. Ketua DPD LDII Kabupaten Lampung Selatan, H. Sugiono menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar yang turun langsung menyapa masyarakat. Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
Ia menegaskan, LDII siap bersinergi dan mendukung program pembangunan daerah, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap Safari Ramadan ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta membangun Lampung Selatan yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.














