Tulang Bawang (26/2). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulang Bawang menggelar audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulang Bawang, Johan Yusuf, Selasa (24/2). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi program pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda.
Ketua DPD LDII Tulang Bawang, Sutino, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja pengurus baru pasca-Musyawarah Daerah (Musda) VI beberapa waktu lalu. Ia menekankan posisi LDII sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan karakter masyarakat.
“Kami berharap hubungan baik antara LDII dan Kemenag yang telah terjalin selama ini dapat terus terjaga dan semakin meningkat. Sebagai mitra strategis pemerintah, kami senantiasa mengharapkan bimbingan Kemenag, terlebih banyak pengurus kami berasal dari kalangan muda yang siap mendukung program-program pemerintah,” ujar Sutino.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPD LDII Tulang Bawang, Sriyanto, memaparkan 8 Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa. Ia menekankan sejumlah bidang yang dinilai sangat relevan untuk dikolaborasikan bersama Kemenag.
Pada klaster Wawasan Kebangsaan dan Dakwah, LDII berkomitmen menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aktivitas pembinaan warga. Di bidang Pendidikan, LDII Tulang Bawang saat ini mengelola dua SMA, termasuk SMA Tunas Bangsa, dua SMP, serta dua pondok pesantren yang aktif membina generasi muda.
Sementara itu, pada klaster Ekonomi Syariah, LDII mengimplementasikan pengelolaan BMT sebagai upaya menghindarkan masyarakat dari praktik riba sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Adapun di bidang Teknologi Digital, LDII memanfaatkan website dan aset digital organisasi sebagai sarana publikasi kegiatan dan penyebaran konten keilmuan yang positif.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kemenag Tulang Bawang, Johan Yusuf, memberikan apresiasi atas inisiatif LDII. Menurutnya, program delapan klaster tersebut sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam membangun umat yang solid dan mandiri.
Secara khusus, Johan menyoroti klaster Kesehatan Herbal yang dinilainya strategis. Selain mendukung pola hidup sehat secara alami, program tersebut juga memiliki potensi ekonomi yang besar melalui pengembangan kemandirian obat-obatan herbal di tengah masyarakat.
“Kita ibarat obor yang harus terus menerangi umat. LDII sebagai ormas besar harus tetap solid dan kompak dalam kepengurusannya agar mampu memberi kontribusi yang nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Di akhir pertemuan, Sekretaris 2 DPD LDII Tulang Bawang, Muhammad Kholil, menekankan pentingnya pendampingan Kemenag dalam membina generasi Milenial dan Gen Z. Hal ini disambut positif oleh pihak Kemenag sebagai upaya bersama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang akhlakul karimah.
Audiensi ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat sinergi, serta salam hangat dari Kepala Kemenag kepada seluruh warga LDII di Tulang Bawang, yang diakhiri dengan sesi foto bersama.















Luar biasa