Bandar Lampung (29/5). Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, dr. H. M. Aditya, M.Biomed., menyampaikan pesan moral Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M yang sarat akan nilai ketakwaan, kepedulian sosial, dan penguatan persatuan bangsa. Pesan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Salat Idul Adha di titik lokasi pelaksanaan Halaman Dinas Sosial Bandar Lampung pada Rabu (27/5), di hadapan jamaah dan masyarakat umum. Pesan tersebut juga disampaikan disetiap titik lokasi pelaksanaan salat idul adha di seluruh Lampung.
Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Lampung mengajak umat Islam untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT karena masih diberikan kesempatan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama umat Islam di seluruh dunia. Momentum Idul Adha disebut sebagai saat yang penuh keberkahan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui gema takbir, tahmid, dan tahlil.
Ia menjelaskan bahwa Idul Adha tidak dapat dipisahkan dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan kepasrahan. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran besar tentang arti ketaatan, kesabaran, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.
Lebih lanjut, dr. H. M. Aditya menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, tetapi juga sarana pendidikan spiritual dan sosial bagi umat Islam. Melalui ibadah kurban, umat diajak untuk menundukkan hawa nafsu, mengikis ego pribadi, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Ia juga menilai bahwa semangat kurban mampu memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat. Daging kurban yang dibagikan kepada kaum duafa, fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan menjadi simbol nyata hadirnya kasih sayang dan solidaritas sosial dalam ajaran Islam. Dengan demikian, kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, Idul Adha harus menjadi momentum untuk saling memaafkan, menghilangkan prasangka buruk, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah kebangsaan demi terciptanya Lampung yang aman, damai, dan sejahtera.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun paham-paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Warga LDII dan seluruh umat Islam diajak untuk menjaga semangat Islam rahmatan lil ‘alamin serta menolak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, dan tindakan anarkis yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kebangsaan.
Menyoroti kondisi global, dr. H. M. Aditya turut menyinggung situasi geopolitik dunia yang berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat. Ia mengajak umat Islam untuk memperbanyak doa agar konflik dan peperangan di berbagai belahan dunia segera berakhir serta perdamaian dapat kembali terwujud. Selain itu, masyarakat dihimbau untuk hidup sederhana, hemat, dan bijaksana dalam mengelola kebutuhan hidup agar tercipta ketahanan ekonomi keluarga.
Mengakhiri pesan moralnya, Ketua DPW LDII Lampung menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Ia juga memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, dan keberkahan kepada bangsa Indonesia, serta memberikan kelancaran kepada jamaah haji agar memperoleh predikat haji yang mabrur.

















