Bandar Lampung (13/7). DPD LDII Kota Bandar Lampung menggelar Seminar Parenting bertajuk “Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital” dengan subtema “Mengatasi dan Mengelola Gadget pada Anak” di Masjid Hisbullah, Labuhan Dalam, Minggu (12/7). Kegiatan ini diikuti orang tua dan wali murid TPA/TPQ dari PC dan PAC LDII Kecamatan Rajabasa dan Tanjung Senang.
Seminar menghadirkan Tim Bimbingan Konseling (BK) Pokja PPG Bandar Lampung, Hanif Anshori dan Rudi Iswanto, yang membekali peserta mengenai pola asuh anak di era digital. Keduanya menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi penggunaan gawai agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, emosional, sosial, maupun spiritual anak.
Hanif Anshori menjelaskan bahwa mengatasi ketergantungan gadget tidak cukup dengan melarang anak menggunakannya, tetapi harus dibarengi dengan membangun komunikasi yang baik, keteladanan orang tua, serta menyediakan aktivitas alternatif yang bermanfaat.
“Yang terpenting bukan sekadar mengambil gadget dari anak, tetapi membangun kembali ekosistem keluarga yang sehat melalui komunikasi, keteladanan, dan aktivitas positif,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah langkah pengelolaan penggunaan gawai, di antaranya menetapkan batas usia dan durasi penggunaan, membuat jadwal yang disiplin, menerapkan zona bebas gadget, serta menjadikan orang tua sebagai teladan dalam menggunakan perangkat digital.
Sementara itu, Rudi Iswanto mengingatkan bahwa perubahan kebiasaan anak membutuhkan proses dan konsistensi seluruh anggota keluarga. Menurutnya, penolakan atau tantrum saat aturan baru diterapkan merupakan hal yang wajar dan harus dihadapi dengan kesabaran.
Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan pengasuhan di era digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keluarga DPD LDII Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan secara bergilir di tingkat PC dan PAC.
Melalui seminar tersebut, DPD LDII Kota Bandar Lampung berharap para orang tua semakin siap mendampingi anak memanfaatkan teknologi secara bijak, sekaligus membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan seimbang dalam aspek akademik, spiritual, serta sosial.


















