Lampung Selatan (10/7). Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, mengimbau warga LDII dan masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta mengikuti informasi resmi menyusul meningkatnya status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III (Siaga) setelah mengalami erupsi pada Kamis (2/7).
Pemerintah melalui instansi terkait telah mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki agar tidak mendekati kawah aktif dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Sugiono menyampaikan imbauan kepada warga LDII melalui grup WhatsApp agar meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan. “Warga LDII supaya tetap tenang, waspada, dan memperbanyak doa. Semoga kita semua diberikan keselamatan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sugiono, Jumat (4/7).
Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait beredarnya video erupsi Gunung Anak Krakatau yang ternyata merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Sugiono mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait. “Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” katanya.
DPD LDII Lampung Selatan juga mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi yang disampaikan Senkom Mitra Polri, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan sesuai arahan pemerintah.


















